Amar makruf nahi mungkar
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الَّلهِ وَبَرَكَتُهُ
Maasyiral muslimin rahimakumullah
Semua orang di dunia ini mendambakan yang tentram,aman dan
damai,mareka berharap bisa hidup berdampingan dengan nyaman.
Kehidupan seperti itu bisa diwujudkan jika masing masing
ktia memelihara amal shalih dan menjauhi perbuatan mungkar,sebab perbuatan
mungkar hanya akan menimbulkan keresahan di tengah tengah masyarakat.
Pribadi pribadi yang selalu dalam kemungkaran tidak akan di
terima di lingkungannya dan jelas ia tidak akan di senangi.
Sebaliknya manusia yang senantiasa berbuat baik dan beramal
shalih akan di senangi karena bergaul dengan orang semaacam itu sungguh sangat
menyenangkan.
Sebagai
seorang muslim tidak sepatutnya kita berprilaku jahat di tengah masyarat,tapi
hendaknya tekun beramal shalih dan senantiasa amalan itu semakin hari semakin
kita tingkatkan,untuk mewujudkan prilaku shalih maka jalan yang harus kita
tempuh adalah menegakkan amar makruf nahi mungkar,artinya kita senantiasa
mengajak orang kepada kebaikan dan melarang manusia daripada kemungkaran.
Maasyral
muslimin yang di rahamati ALLAH
Rasullah SAW bersabda yang artinya hendaklah kalian mengajak
orang pada kebaikan,meskipun belum mampu melaksanakannya dan cegahlah manusia
dari kemungkaran walaupun kalian belum mampu menghindarinya,
Itu artinya dalam keadaan bagaimanapun kita di tuntut
melaksanakan amar makruf nahi mungkar,bahkan saat tidak berdaya sekalipun,,
Sebagaimana sabda nabi SAW ;
مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيْمَانِ
Artinya;siapapun dari kalian yang melihat kemungkaran
maka harus mencegahnya dengan tangan jika itu tidak mampu maka tegurlah dengan
lidah bila itu juga tidak mampu maka bencilah dalam hati,benci dalam hati itu
adalah selemah lemah iman.[H.R muslim]
dari hadist ini dapat kita pahami andai kita tidak
sedikitpun membenci kemungkaran maka di takutkan dalam hati kita tidak ada lagi
benih iman walau sebesar atom,NA’UZUBILLAH.
Saudara
ku sekalian.
ALLAH berfirman dalam Al qur’an surat at taubah ayat 71
وَالْمُؤْمِنُوْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضِ يَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَن الْمُنْكَرِ
Artinya;dan orang orang yang beriman,laki laki dan perempuan
sebahagian mereka adalah penolong sebahagian,mareka menyuruh kepada yang makruf
dan mencegah daripada mungkar.
Demikianlah cirri cirri orang beriman,seorang muslim akan
selalu menciptakan kesejukan di tengah tengah masyarakat,terhadap muslim lain
ia akan jadi pengayom atau pelindung dari kemungkaran,
Namun sebelum
kita mencegah kemungkaran cara kita mencegahnya itu yang harus kita pahami
lebih dulu,
Abu darda’
mengatakan;barang siapa yang memperingatkan saudara nya di depan umum berarti
dia telah mempermalukannya dan barang siapa yang memperingatkan saudaranya
secara empat mata maka mamfaatnya akan lebih besar.
Itu salah satu cara mencegah kemungkaran atau mengingati
saudara kita yang mungkar,
Ibu ibu
bapak bapak yang beriman,,,
Disamping kita mengerti cara niat yang ikhlas dalam amar
makruf nahi mungkar juga merupakan pondasi dasar kesuksesan misi kita kita
yakni berhasil menghilangkan kemungkaran.
Dalam ini kita harus benar benar ikhlas LILLAHI TAALA,karena
mencari ridhanya,untuk menegak agamanya,demi menuruti perintahnya,dan jangan
pernah ada unsur egois atau mengharap pujian dari manusia,karena hanya dengan
niat bersihlah kita akan mendapat pertolongan ALLAH.
Maasyiral
muslimin rahimakumuLLAH
Adapun syarat lain yang harus di perhatiakan dalam beramar
makruf hani mungkar adalah punya ilmu dan sabar.
Karena tanpa ilmu kita tidak akan bisa mengemukakan dalil
dalil mungkar yang kita tegahkan,misalnya mau menegah judi bagaimana kita bisa
membeberkan dalil tentang haram judi kalau kita tidak berilmu,
Begitupun sabar karena dalam berdakwah apalagi mencegah
kemungkaran sungguh sangat besar tantangan juga cobaan karena itu sudah
sunattuLLAH,nabi pun mengalami itu,disitu lah sabar extra sungguh sangat di
perlukan.
Selanjutnya metode penyampaian pun berpengaruh vital
terhadap sukses atau tidak amar makruf kita,
Disini hendaknya kita mengajak bukan
mengejek,mengasuh,mengasih dan mengasah bukan malah menggesek,menggasak dan
menggosok.
Usahakan mengajak atau mencegah dengah bahsa yang santun
tanpa ada unsur menghina atau memojok.
Saudara
ku sekalian,,
Diantara yang paling penting dalam amar makruf nahi mungkar
adalah pribadi kita sendiri yang pertama di amar makruf
nahi mungkar,jangan mengajak manusia membayar zakat tapi kita malah jadi
pencuri zakat,melarang manusia mencuri malah kita yang jadi penadah.
Kita berani mengajak pada yang makruf berarti diri kita
sendiri sudah duluan siap untuk mengerjakan yang makruf,berniat mencegah
kemungkaran berarti pribadi kita sudah lama menghindari kemungkaran,
Dengan begitu INSYA ALLAH usaha kiya akan membuahkan hasil
dengan pertolongan ALLAH,
SemogALLAH senantiasa member kita pertolongan dan
menghidayahkan diri kita dalam beramar makruf nahi mungkar.
Amiin amin ya rabbal alamin,,
Sekian
No comments:
Post a Comment