pidato

Tuesday, 3 January 2017

al quran

                                                      AL QUR’AN

                                             اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الَّلهِ وَبَرَكَتُهُ
     Masyiral muslimin RA,,, Setiap ummat beragama mempunyai suatu kitab yang dianggap sebagai kitab suci, Orang hindu memiliki kitab weda Budha mempunyai kitab tripitaka, Yahudi memiliki kitab taurat Nasrani menganggap suci kitab injil Majusi mempunyai kitab zen afesta Penganut bkong hojuh punya kitab tauteh king Orang kebatinan memilki kitab serat jentani,hidyat jati,darmo gandul atau gotolojo. Sedang kita ummat islam oleh ALLAH di berikan kitab suci AL QUR”ANUL KARIM Kenapa kita menganggap AL qur’an sebagai kitab suci,,?

       Ibu ibu tau kenapa,,? Yang pertama Karena AL qur’an jauh dari intervensi dan inventasi manusiawi. Al qur’an murni baik isi maupun redaksi 100% produk ALLAH.buktinya sampai saat ini belum ada yang mampu membuat satu surat pun semacam Al qur’an. Yang kedua Al qur’an dianggap suci karena isinya sesuai dengan fitrah manusia,misalnya seorang Laki laki normal suka pada wanita itu fitrah,begitu juga wanita senang pada laki laki juga fitrah,dan Al qur’an tidak melarang itu.bila ada kitab yang melarang pernikahan maka kesuciannya perlu diselididki.
     Yang ketiga Al qur’an dianggap suci karena kandungannya tidak saling kontroversi antara satu ayat dengan ayat yang lain,sekali Al qur’an mengatakan ALLAH itu esa selamanya Al qur’an tetap mengesakannya. Andai kata ada kitab disatu ayat mengatakan tuhan itu satu ,tapi di ayat lain di bilang dua,maka kitab itu diragukan kesuciannya.

       Maasyiral muslimin RA, Disaat kita menyakini kesucian Al qur’an,lantas baagaimana sikap kita terhadap Al qur’an,,,? Berangkat dari sebuah hadist dimana rasullah SAW memberikan tawaran,
beliau bersabda
 مَنْ جَعَلَ القُرْآنَاَماَمَهُ قَداَهُ اِلَى الجَنٌةِ وَمَنْ جَعَلَ القُرْآَنَ خَلْفَهُ صَقَّهُ الَى النٌاارِ ((رواه مسلم
Siapa saja yang menjadikan AL qur’an sebagai imam maka Al qur’an akan membimbing dia ke surga dan Siapa saja yang menjadikan Al qur’an dibelakangnya maka Al qur’an mendorong dia ke neraka.
 Pilihan terseserah kita.

        Ibu ibu,,saya mau Tanya,,!!
Kira kira Al qur’an dalam hidup kita menjadi imam atau makmum,,,???
 Kalau Al qur’an menjadi imam,otomatis kita jadi makmum ,logikanya kita ikuti ajarannya,merah kata Al qur’an merah kata kita ,hijau kata Al qur’an hijau kita bilang ,kebarat kata Al qur’an ke barat kita pergi,haram kata Al qur’an haram kita fatwakan,itu namanya Al qur’an menjadi imam dan kita jadi makamum,

       tapi mengapa yang sering kita praktek malah sebaliknya,,?
 Merah kata qur’an ,hijau dong kata kita,,
haram kata qur’an ahh remang remang kata kita,,
Kebarat kata qur’an ke timur kita pergi,,
       Dalam kehidupan kerap kita paksakan Al qur’an menjadi makmum dan kita jadi imam,kita sesuaikan Al qur’an dengan selera kita.
 Mana ayat yang sesuai menurut nafsu kita itu yang kit abaca baca kuat kuat,manakala ada ayat yang bertentangan dengan gaya hidup kita lantas kita umpetin itu Al qur’an,kita anggap Al qur’an ketinggalan zaman,,
نعوذبالله ثم نعوذبالله

       Al qur’an menyaran kita saling asah,asuh dan asih, sementara kita …saling gasak,gesek dan gosok.
Al qur’an mengajarkan kita menjaga persatuan dan kesatuan,juga ukhwah islamiah,tapi yang kita praktekkan sekarang malah centang perenang,sering bertolak belakang,mencegal kawan seiring menggunting dalam lipatan.

        Ma’asyaral muslimin rahimakumullah…
 Bila kita mulai berpaling dari Al qur’an ,kita injak –injak kandungan Al qur’an,maka tunggulah azab ALLAH akan menerpa kita. Sebagaimana firman ALLAH dalam Al qur’an surat Thaha ayat 124:
 وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِىْ فَاِنّ لَهُ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَنَخْشُرُهُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ اَعْمَى
Artinya: Siapa yang berpaling dari peringatanKU (berupa Al qur’an) pasti sempitlah penghidupannya, dan kelak dihari kiamat dikumpulkan dalam keadaan buta.
 مَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِى Barang siapa yang berpaling dari peringatanKU, kata ALLAH,yaitu Al qur’an . Dia terima Al qur’an, dia imami Al qur’an, tapi dia berpaling dari ajarannya.
      Dia injak-injak apa yang seharusnya dia amalkan,dia perturutkan hawa nafsunya, maka kata ALLAH dia akan diberikan satu penghidupan yang sempit.
 اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
Diberikan hidup yang sempit…!
Bila hidup telah sempit, bagaimanapun luasnya rumah sempit,,,
kalau hidup sudah terasa sempit, bagaimanapun banyaknya harta “sumpek”.
Bagaimanapun banyaknya teman tidak ada tempat kita bertanya,melarikan persoalan membagi rasa.
      Makna kehidupan yang sempit,bukan dagangnya tidak untung,atau kerjanya gak digaji,tapi kesempitan hati lebih bahaya lho…dari kesempitan ekonomi.
Itu di dunia Itu didunia….
Diakhirat: dia kelak akan dikumpul dalam keadaan buta
يَااَلَلَه,,,, يَارَسُوْلْ,,,,
Padahal keakhirat kita baru tumben, sekali keakhirat buta.مَا شَاءَ الّله
      Ditempat kita lahir saja,kalau tadinya kita melihat tiba-tiba buta,,,kita bingung.
Padahal jalan pernah kita lihat,arah sudah kita tau, Bagaimana dipadang mahsyar nanti,,,???
Kemana jalan yang akan kita tempuh,,,???
Pada siapa kita hendak bertanya,,,???
Mana anak,mana istri?
Buta pula kita,,, Satu kesengsaraan yang merupakan puncak kesengsaraan bila kita berpaling dari Al qur’an.
         Ma’asyaral muslimin RA,,,
Oleh karena itu,marilah saudara-saudara kita ikuti Al qur’an,dan mengamalkan tuntunan Al qur’an , semoga kita tidak dibangkit dalam keadaan buta.
Sekali lagi,,,, Marilah kita bahu-membahu dalam rangka mengimani Al qur’an, mengamalkan Al qur’an dan mengawal keluhuran Al qur’anul karim,
yang atas dasar tuntunannya kita hidup, untuknya kita berjuang dan dalam bimbingannya kita ingin kembali menghadap ALLAH SWT. AAMIIEN AAMIIEN YAA MUJIBASSAILIEN,,,,
Hanya ini kupasan singkat dari kami, terimakasih atas segala perhatian mohon maaf atassegala kekurangan!!!
                   اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الَّلهِ وَبَرَكَتُهُ        

No comments:

Post a Comment